Selasa, 25 Agustus 2015

26 Agustus 2015-Harus membalikkan ketertinggalan 1-3 melawan Manchester United, pelatih Club Brugge, Michel Preud'homme mengaku pesimis. Meskipun begitu, dirinya menolak untuk menyerah begitu saja.

Pada leg pertama playoff Liga Champions sebelumnya di Old Trafford, Brugge kalah 1-3. Bila ingin lolos ke penyisihan grup, maka mereka harus menang dengan selisih dua gol atau lebih.

Dan dikatakan Preud'homme, untuk mewujudkan hal itu timnya harus melakukan yang terbaik yang mereka bisa dan berharap anak asuh Louis van Gaal tampil buruk.

"Keajaiban kadang terjadi. Kami harus tampil sempurna, sedangkan lawan tak boleh mengeluarkan potensi terbaik mereka. Ini sangat sulit. Namun doakan saja," ujarnya.

"Gol sangat penting untuk kepercayaan diri kami. Namun, saya pikir mereka tak akan tertekan bila kami mencetak gol lebih dahulu. Mereka adalah tim yang bisa hidup dengan tekanan. Mereka mengalaminya setiap hari dan bahkan menit," tandasnya.(bola/dzi)